|
 |
Sebelumnya, mau minta maap nih 
Bukan sombong or sok jual mahal sampai lama ga apdet, tapi benar2 lagi ga mood untuk nulis nih Makanya paling blogwalking aja supaya bisa tetap dengar kabar dari teman2..
Alhamdulillah I'm fine and in good health. Hope all of u friends, in good health too..
Sekarang, mumpung lagi mood, cepat2 aja posting ini.
Karena lama ga posting, jadi ceritanya ditulis berdasarkan bulan aja ya..
Januari'07
Awal tahun, dimulai dengan berita duka jatuhnya Adam Air yang diperkirakan di sekitar wilayah Mandar, Sulbar. Kebetulan kan abis lebaran kemarin, 30 Desember '06, udah rencanakan sebelumnya tambah libur 5 hari lagi di tempat Ibu, jadi balik Makassar tgl 5 Januari, so punya waktu sehari sebelum mulai tugas ke daerah2 di Sulsel. Jadi masih sempat ikut hiruk pikuk pencarian pesawat Adam disana. Meski ga turun langsung di lapangan, tapi di rumah setiap hari bertukar cerita dengan kakak2 yang ke lapangan langsung. Jadi pagi2 sekali udah mulai sibuk, trus kadang2 sore kalo mereka baliknya cepat, kadang karena perbekalan abis atau turun untuk nambah personil, abis Magrib pasti siap2 untuk berangkat kembali. Dengar cerita pencarian itu ya saat kakak lagi siap2 itu. Sampai akhirnya balik ke Makassar tgl 5.
Tgl 7 Januari, mulai tugas ke daerah2 di Sulsel. Untuk bulan ini, saya dan 9 orang teman dari jurusan, dapat tugas dari fakultas untuk menjaring siswa2 SMP di daerah yang nantinya akan dibina di Makassar sebagai persiapan untuk ikut olimpiade ke tingkat nasional. Untuk bulan ini, saya kebagian daerah Soppeng, yang terkenal dengan julukan Kota Kelelawar, saking banyaknya kelelawar di sana.
 |
Seleksi untuk daerah ini dipusatkan di SMP 1 Watansoppeng, namun hanya 15 SMP di Soppeng yang mengirimkan siswanya, termasuk tuan rumah. Sekolah ini termasuk sekolah unggulan, dan termasuk sekolah yang pertama ada di kabupaten ini. Bangunan sekolahnya sendiri cantik dan bersih, proporsional ke bentuk sekitarnya yang berbukit2, ruang2 kelas pada sekolah ini juga dibangun model berjenjang ke atas. |
Tes mulai sekitar jam 1 waktu setempat, selesai sekitar jam 4. Sempat ngiter2 bentar keliling kota Soppeng, niatnya sih mau cari oleh2, tapi ga dapat yang khas lagi karena pasar udah tutup. Jadinya lihat2 aja, dan makan waktu ½ jam doang. Abis itu balik deh ke rumah Rahma, teman mahasiswaku, trus abis Magrib siap2 untuk balik lagi ke Makassar.
Hari2 selanjutnya di bulan ini biasa aja, kegiatan rutin aja, rumah-kampus-rumah, ga ada yang istimewa untuk diceritakan. Malah kadang2 mikir, akhir2 ini kayaknya ga sempat juga untuk bersosialisasi 
Pebruari'07
Awal2 hari di bulan ini, kegiatan pembinaan olimpiade hasil seleksi ke daerah kemarin udah mulai dilakukan di kampus. Untuk tahap pertama ini, pembinaan dilakukan selama 10 hari di UNHAs, trus selanjutnya akan dilanjutkan lagi di daerah selama kurang lebih 1 1/2 bulan. Oleh karena itu, yang dibina bukan siswa yang lolos seleksi saja, tapi juga guru2-nya.
Hari2 selanjutnya, gantian perpustakaan yang jadi perhatian. Saya ditunjuk jadi koordinator, dan dipercayakan untuk mengaktifkan perpustakaan yang notabene hampir 10 tahun ga pernah diaktifkan lagi. Buku2nya masih ada, tapi yaa... kondisinya ga terawat dan teratur gitu, jadi kebayang gimana repotnya saya
Sibuklah belajar gimana jadi pustakawati yang baik, abisnya kan belum punya pengalaman sebelumnya. Trus saya punya program, kepalang diberi tanggungjawab, kenapa ga sekalian aja bikin SIP (Sistem Informasi Perpustakaan), jadi ga sistem manual lagi kayak dulu tapi udah pake sistem komputerisasi.
Rencana saya, tahap awalnya sistem komputerisasi intern aja dulu, jadi baru bisa di akses di seputar Jurusan Matematika UNHAS. Tahap selanjutnya, rencananya akan di buatkan ke website khusus, jadi pencarian buku2 yang ada di perpustakaan jurusan ini bisa di akses darimana saja.
Trus, menutup bulan ini, there's something spesial.
Selain karena di akhir bulan ini adalah my day, di hari yang sama untuk pertama kalinya akhirnya niatku untuk bisa donor darah kesampaian juga. Pas pada hari yang sama pula 
Dari dulu udah niat untuk donor, tapi belum kesampaian juga. Kadang karena waktunya yang ga pas, atau tempatnya yang terlalu jauh. Nah, pas sehari sebelumnya, saya lihat di jurusan ada spanduk kalo besoknya itu ada acara baksos yang diadakan oleh BEM FMIPA UNHAS untuk acara donor darah. Tempatnya pun ga jauh, diadakan di koridor FMIPA Lt. 1. Jadi udah catat baik2 kalo besok kudu harus itu, orang dekat kok, cuma perlu turun 2 lantai (kantor saya di Lt. 3). Dan supaya ga lupa, sempat2in sama mahasiswaku yang ikut kepanitiaan itu untuk sms besoknya untuk ngingatin.
Besoknya, usahakan datang pagi2 (karena kebetulan saya ga ada jadwal pagi), trus terima konsultasi mahasiswa bentar, dan setelahnya turun deh.
Sempat khawatir juga, karena dengar cerita kawan2 kalo abis donor bisa bikin nafsu makan menjadi2, tapi setelah cek&ricek ke ahlinya, akhirnya mantap deh untuk donor.

Sebelum donor, kan ada tes golongan darah dulu tuh. Nah, selama ini saya taunya kalo gol. darah saya B (meskipun ga yakin 100% B, ragu2 antara A atau B ya??). Akibatnya di KTP dan identitas lainnya pasti tertulis B, abis tesnya itu dilakukan udah lama sekali, waktu kelas 2 SMA. Dan setelahnya ga pernah mastiin lagi. Kadang ingat untuk minta kakak tes-kan, tapi belum kesampaian.
Ternyata, abis di tes kemarin, golongan darah saya ternyata A
Untung belum sempat ada transfusi atau donor sebelumnya, jadi ga terlalu masalah kesalahannya ini. Yang jelas sekarang harus ingat untuk koreksi kembali semua kartu identitas yang ada info golongan darahnya 
Sambil nunggu antrian, seksi dokumentasi acara ini minta kita mejeng dulu. Jadi ya, sempatin bergaya deh bentar, ditemani sama Ijut (nama sebenarnya sih Ita Juwita) mahasiswaku.
Maret'07
Awal Maret sempat tugas ke daerah lagi, untuk memeriksa apakah kegiatan pembinaan olimpiade di daerah udah dilaksanakan sebagaimana mestinya. Kali ini dapat 2 daerah, (masih) Kabupaten Soppeng dan Kabupaten Bulukumba. Cuma sayangnya waktu ke daerah ini, lupa bawa kamera, jadi ga bisa foto2.
Trus kegiatan lain, yang udah mulai sekitar pertengahan bulan lalu, ngurus perpustakaan itu. Kadang2 kalo ga ada jadwal ngajar, saya pasti lagi ngomando dan ngatur mahasiswa untuk bantu urus perpustakaan. Tapi kalo ada jadwal, ngurus perpustakaannya dikerjakan sore hari. Seringnya mulai jam 4 sore dan selesai abis Magrib.
Alhamdulillah sih, waktu posting ini, tahap awal udah hampir rampung, tinggal finishing yang kecil2 dan proses registrasi anggota. Insya Allah minggu depan, sekitar tgl 20 Maret, mudah2an perpustakaan udah bisa launching..
Sedangkan kegiatan lainnya rutin aja, sama kayak hari lain.
So....kabarku saya udahi sampai sini dulu ya teman  
Posted at 09:22 am by nisakalondeng
Permalink
| |
Friday, November 03, 2006 |
Sekitar
tiga minggu yang lalu, tepatnya 11 Oktober, dapat kabar kalo Nany, adek
kost di Jl. Kedelai 4 Bogor yang merupakan penghuni terakhir, lulus
dari ujian sidang. Sebelumnya, di bulan yang sama, 2 adek kost lainnya,
As dan Fithri juga berhasil menyelesaikan kuliahnya. (Selamat ya Dek,
udah berhasil menyelesaikan kuliahnya dan mendapatkan gelar
'Mbakter'-nya ) Jl.
Kedelai terletak di daerah Ciheleut masuk dalam area Bogor Timur, pada
Kompleks Perumahan Pegawai (KPP) IPB Baranangsiang I, juga letaknya di
samping jalan tol Jagorawi, dekat ke Hero, Universitas Pakuan dan Bogor
Raya. Jalur angkot yang lewat dekat jalan ini adalah Angkot 06. | | | Kedelai
4, yang merupakan rumah salah satu dosen Kedokteran Hewan IPB, Prof.
Reviany Djajakusumah, di kostkan khusus untuk mahasiswa IPB (sementara
ibunya tinggal di perumahan IPB yang lain di kampus baru), terdiri dari
8 kamar, dengan 2 kamar ukuran large untuk yang mau berdua, dulunya
(sekitar tahun 2000-an) dihuni oleh 12 orang, kemudian 10 setahun
berikutnya, kemudian 7 tahun 2003, dan terakhir tinggal 3 orang tahun
2006. | Dengan selesainya Nany, otomatis semua Kedelaist,
begitu kami sering menyebut penghuni2 Kedelai 4, udah nyelesaiin
kuliahnya dan balik ke daerah masing-masing, dan itu berarti juga bahwa
kost2-an tersebut akan kosong. Rumah yang dihuni oleh Kedelaist
rata-rata 3,5 tahun, rumah yang menjadi saksi suka duka perjuangan kami
dalam menyelesaikan kuliah, rumah yang jadi saksi munculnya rasa
persahabatan dan persaudaraan kami, rumah yang menjadi saksi canda tawa
bahkan tangis kami, akan segera dikosongkan... Kabar
terakhir dari Bogor, udah dilakukan serah terima semua kunci ke Pak
Yono, asisten Ibu. Serah terima ini menjadi tanda bahwa Kedelai 4
sebentar lagi akan menjadi kenangan bagi kami semua... Yaaah, ada pertemuan tentunya ada juga perpisahan
Posted at 07:30 pm by nisakalondeng
Permalink
| |
Thursday, November 02, 2006 |
Maaf ya baru sempat ngucapin ini sekarang : Taqabbalallahu Minna wa Minkum, Taqabbal Ya Karim... Selamat Hari Raya Idul Fitri 1427H… Minal Aidin wal Faidzin... Mohon Maaf Lahir dan Bathin... Berhubung
yang punya blog cepat kali mudik/pulkam & baliknya telat, dan
karena koneksi internet di kampung super duper lambat, dan benar2
ga sempat untuk blogging. Kalo ga sibuk bantu2 kakak buat persiapan
lebaran, pasti lagi asyik bertukar cerita atau ngegosip ama kakak2. Dan tempat favorit untuk kegiatan itu adalah di kamar tidur Ibu tersayang  Beberapa foto yang sempat terekam pas hari lebaran kemarin. Kiri : Kakak dan ponakan. Kanan : Ibunda tercinta diapit oleh beberapa cucunya.
Posted at 06:39 pm by nisakalondeng
Permalink
Maksudnya teh bukan senjata yang digunakan untuk perang beneran, tapi cuma istilah doang untuk bala bantuan or amunisi yang dipakai selama dapat 'Chikenpox' aka Cacar Air kemarin...
Dari kiri ke kanan :
- Kasumba Tarate atau bahasa kerennya Saffron (http://wikipedia.org), digunakan untuk ngeluarin semua spot2 secara cepat. Sekali minum, sekitar 4 jam kemudian udah deh, seluruh badan penuh dengan bentol2. Dua hari setelah minum ini, badan udah enakan, ga terasa panas, ngilu or nyeri lagi. Kemarin cuma minum selama 4 hari, 3-4x sehari, mulai abis buka, kadang abis tarawih dan sebelum tidur, dan setelah sahur.
- Acyclovir Salep+Caladine Talk+Caladyne Lotion (abis nyari Calamine ga dapet2), digunakan untuk meredam gatal pada bentol2nya itu dan membuat spot yang tadinya berisi air cepat jadi kering. Mulai pake sehari setelah minum Kasumba Tarate, tiap 3 jam selama 7 hari. Dan memang, ga terasa gatal2 lagi, cuma tangannya aja yang ga bisa diam sehingga 'bekas2'nya nyata nih.
- Nutrimoist-nya CNI+Jagung muda parut, digunakan untuk ngilangin bekas2nya sehingga benar2 ga ninggalin bekas. Mulai pake setelah hari ke sembilan sampe sekarang, dan emang benar, bekas peninggalan si Chikenpox udah mulai samar2 nih dan beberapa tempat malah udah hilang. Hari ke-9 ini juga udah mulai aktivitas lagi, abis kewajiban banyak yang nunggu. Pake kedua senjata ini efeknya sama, dinginn dan sejuuukkkk terasa di kulit. Cuma kadang2 kalo benar2 lagi sibuk, lupa or 'sengaja lupa' untuk pake kedua senjata ini :D
Posted at 06:14 pm by nisakalondeng
Permalink
|